Jus Arang, Tren Minuman Sehat 2017?


SarjanaBlogger - Bersiaplah untuk mencicipi minuman yang akan menjadi trend di 2017: jus arang. Disebut-sebut, jus arang akan menggantikan granola dan biji chia. Dua jenis jus yang menjadi bintang makanan sehat dan banyak dicari oleh konsumen sepanjang 2016.

Jus arang bukanlah minuman yang benar-benar baru. Pada 2015, sejumlah pesohor dunia memuji jus arang setelah mencicipnya. "Ini jus pembersih terbaik," ujar pesohor asal Inggris, Gwyneth Paltrow seperti dikutip dari laman NY Times.

Annie Atkinson, seorang blogger Amerika Serikat bahkan menyebutkan konsumsi jus arang membuat kulitnya sehat dan cerah. "Benar-benar mempengaruhi kulitku," ujarnya.

Setelah rentang waktu sejak 2015, arang aktif mulai menjadi bahan sejumlah menu di beberapa restoran. Tak hanya menjadi jus, arang aktif tersaji dengan berbagai bentuk. Mulai dari minuman, puding hingga dibuat menjadi campuran hidangan pencuci mulut seperti es krim.

Lalu, apa yang membuat arang aktif menjadi menu sajian di kafe dan rumah makan ternama? Apakah manfaatnya untuk tubuh benar-benar terbukti secara medis? 

Sejumlah ahli menyampaikan pendapatnya. Dilansir dari laman Bloomberg, Dorit Jaffe dari Whole Healthy Glow mengatakan bahwa arang aktif menjadi pilihan bahan yang baik untuk tubuh. Agar mulut tak merasai teksturnya, arang aktif berbentuk bubuk dapat dimasukkan dalam makanan. Jaffe mengatakan, tidak peduli diet apa pun yang sedang Anda ikuti arang dapat berfungsi dengan baik.

Namun, tak semua manfaat arang aktif sudah ada bukti ilmiah yang kuat. Jurnal kesehatan Natural misalnya, menuliskan arang aktif hanya berfungsi mengatasi keracunan, diare dan gatal-gatal saja. Tak sembarang arang dapat digunakan untuk mengatasi keracunan. Hanya arang aktif memiliki grade yang baik, yakni A untuk keracunan, dan B untuk diare dan gatal-gatal.