Misteri sang penguasa Lautan yang dipercaya adanya sampai saat ini

Unik777 - Keindahan pantai dan laut selalu menyimpan sesuatu yang berbau mistis di dalamnya. Sebagian besar orang percaya dan menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang perlu di sakralkan. Mereka juga percaya mengenai adanya mitos tentang lautan yang memiliki penguasa yang memiliki kendali terhadap segala hal yang terjadi di lautan. Berbagai macam cerita telah tersebar dan diketahui oleh masyarakat di seluruh dunia. Jadi ada yang merasa bahwa saat mereka akan berkunjung ke pantai, mereka harus menjaga diri dan perkataan agar tidak dianggap mengganggu penguasa lautan dan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

The Flying Dutchman
Menurut mitosnya, Flying Dutchman adalah sebuah kapal hantu yang dipercaya tidak akan bisa berlabuh. Mereka harus mengarungi tujuh lautan selamanya. Banyak versi dari cerita mengenai benar atau tidaknya kehadiran Flying Dutchman ini, tetapi yang jelas legenda ini berasal dari Belanda. Tetapi Inggris juga meng-klaim bahwa legenda Flying Dutchman berasal dari negaranya. Awalnya pada abad ke-17, seorang kapten asal Belanda yang bernama Bernard Fokke akan mengarungi samudera dari Belanda menuju ke Pulau Jawa. Mitosnya kapal yang dipimpin oleh Kapten Bernard Fokke ini memiliki kecepatan yang luar biasa dan ada yang percaya bahwa mereka telah meminta bantuan dan bersekutu dengan iblis. Kapten Bernard Fokke tetap berusaha untuk melanjutkan perjalanan saat cuaca memburuk dan sempat membuat kapal oleng di tengah-tengah pelayaran menuju Tanjung Harapan. Permintaan para awak kapal untuk menghentikan kapal secara sementara tidak dituruti. Setelah itu kapal mereka dihantam oleh badai dan dipercaya telah dikutuk agar mereka terus berada di laut  lepas selamanya.

Tian Shang Sheng Mu (Sa Ceng)
Tian Shang Sheng Mu, atau biasa dikenal dengan sebutan Ma Zu atau Mak Co, yang berarti “Ibu yang Suci”. Ia lahir pada tanggal 23 bulan 3 penanggalan Imlek tahun Jian Long pertama pada masa pemerintahan Kaisar Tai Zu dari Dinasti Song Utara (960 Masehi) sebegai putri ke 7 dari Ayahnya yang pernah menduduki jabatan sebagai pengurus di Provinsi Fujian, bernama Lin Yuan. Tian Sheng memiliki nama kecil Lin Mo Niang. Orang-orang sering memanggilnya dengan sebutan Lin San Ren, yang artinya adalah orang yang barhati baik karena ia adalah seseorang yang selalu berbuat kebaikan. Sahabat anehdidunia.com Ma Zu juga dikenal sebagai Dewi Laut, karena ia sering menolong para pelaut dan juga ia selalu menolong dan melindungi etnis Tiongkok di wilayah bagian selatan dan para imigran di Asia Tenggara. Sayangnya, Ma Zu meninggal di usianya yang masih cukup muda, di usia ke 28 tahun 987. Beliau banyak dihormati dan dipuja sebagai Dewi, dan pemujaannya dimulai pada dinasti Song terutama di daerah Zhejiang, Fujian, Guangdong, Hainan, Taiwan, dan tempat-tempat lain di Asia Timur dan Asia Tenggara. Setiap tanggal 23 bulan 3 Imlek selalu diperingati sebagai Hari Kebesaran Tian Shang Sheng Mu.

Nyi Roro Kidul
Bagi masyarakat Jawa, pasti tidak asing lagi dengan mitos penguasa pantai selatan, yakni Nyi Roro Kidul. Beberapa ada yang mempercayai bahwa Ratu Pantai Selatan ini ada dan banyak cerita-cerita mengenai hadirnya sosok Nyi Roro Kidul ini dalam beberapa versi. Dalam cerita mitologi Jawa, Nyi Roro Kidul awal mulanya adalah seorang putri dari Kerajaan Sunda yang diusir oleh Ayahnya karena ulah dari ibu tirinya. Ia dianggap sangat sakral. Masyarakat juga banyak yang percaya mengenai adanya mitos larangan mengenakan pakaian berwarna hijau saat berada di pantai. Sahabat anehdidunia.com jika ada yang melanggar, ia akan mendapat kesialan karena warna hijau dianggap sebagai warna kesukaan Nyi Roro Kidul. Tidak ada yang boleh mengenakan pakaian berwarna hijau di sepanjang pantai selatan Jawa. Mitosnya lagi, mereka juga akan menjadi sasaran Nyi Roro Kidul untuk dijadikan pelayannya. Namun menurut logika, larangan mengenakan pakaian hijau ini karena air laut yang ada di daerah pantai selatan warnanya cenderung hijau. Sehingga jika ada yang tenggelam, mereka akan sulit untuk ditemukan. Entah bagaimana cerita dan mitos-mitosnya, percaya atau tidak, semua tergantung persepsi masing-masing.

Dalam dunia modern ini, masih ada yang mempercayai beberapa mitos adanya penguasa lautan, yang katanya ia adalah seseorang yang menjaga wilayah pantai dan lautan. Entah bagaimana kebenarannya, masyarakat tetap menganggap hal tersebut sakral dan masih dihargai kepercayaan-kepercayaan tentangnya. Beberapa cerita diatas menunjukkan masih ada cerita dalam beebrapa versi yang dipercaya oleh orang-orang, serta adanya cerita mistis di dalamnya. Bahkan seperti kepercayaan terhadap Ratu PantI Selatan, ada yang menganggap hala tersebut sakral dan perlu diberi pemujaan pada hari-hari tertentu.