Djarot : Orang Yang Menolak Kunjungan Kampanyenya itu Diyakini Adalah Orang Bayaran


Ceriwis.info - Calon Wakil Gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat kembali mendapat penolakan saat kampanye di Jalan B Karanganyar, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Semula, kedatangan Djarot disambut baik warga Karanganyar, namun setibanya di Jalan B, Djarot diadang ratusan warga.

Warga tersebut sebagian mengenakan peci dan meneriakkan "Allahu Akbar" untuk menolak kedatangan Djarot. Sudha pasti ada tau yang teriak"begitu warganya sapa dan pendukung sapa.

Ratusan aparat kepolisianpun langsung melindungi Djarot yang berada di tengah-tengah kerumunan dan mengamankannya dari serbuan warga yang menolak.

Bukannya berbalik mundur, Djarot tetap maju menerebos di kerumunan warga yang menghadang dengan kawalan ketat kepolisian.

"Jangan maksain kehendak dong, yang lain nolak enggak?" kata Djarot.
Sebagian warga yang tidak menghadang Djarot pun menjawab. "Enggak, enggak ditolak," kata warga.

Salah seorang warga asli langsung menarik tangan Djarot untuk terus berjalan menerobos gerombolan yang diduga bukan warga asli Pasar baru, Saya tidak menolak bapak Djarot Saiful Hidayat , Saya warna sini , sudah tinggal disini 30 tahun lebih,Pungkasnya.

Lantas kerumunan pemakai peci terdiam dan mulai mundur, mungkin mereka merasa sudah di ketahui bukan masyarakat setempat yang datang sengaja untuk menolak Djarot Saiful Hidayat paslon unut no 2 ini.

Beberapa waktu lalu, Djarot tetap menemui pedemo yang mengadangnya saat blusukan di Kembangan Utara, diambil hikmahnya saja tutup Djarot Saiful Hidayat.