New Satria Fu 150 Perpaduan Seni Jepang Dan Indonesia


Ceriwis.info - Banyak yang beranggapan jika motor-motor Suzuki seperti Satria desainnya terlalu berasa Jepang.
"Desain sangat Jepang? Tidak Jepang, tidak seperti itu," sanggah Managing Director 2W PT Suzuki Indomobil Sales Seiji Itayama saat ditemui beberapa hari lalu.

Menurut dia desain motor Suzuki yang ada saat ini merupakan hasil perpaduan desain antara Suzuki Jepang dan Indonesia.  "Kami selalu membahas bersama dengan desainer Indonesia. Tapi memang desainer asal Jepang memberikan masukan, seperti apa akan desain terbaik," tambahnya.

Sehingga Seiji memastikan desain motor Suzuki merupakan perpaduan desainer Jepang dan Indonesia.
"Karena seperti diketahui desainer Jepang itu diperuntukkan untuk seluruh dunia, jadi desain kami itu perpaduan Jepang dan Indonesia," tambah Seiji.

Desain motor yang terlalu Jepang sebelumnya diakui Desainer PT Suzuki Indomobil Sales, Medimahlibi Bira Mulya.

Dia mencontohkan desain Suzuki Satria yang terlalu sederhana sehingga kurang sesuai dengan minat masyarakat Indonesia yang ingin desain motor yang tajam-tajam. Hal ini tercermin dari angka penjualannya. Saat ini Suzuki Satria dalam 3 bulan terakhir angka penjualan berada di kisaran 3.000 unit.

"Dulu Satria 2 tak sempat bagus tapi akhirnya ada emisi ketat, tak ada pilihan ganti ke 4 tak. Satria dulu bisa sampai 5.000-15.000 unit per bulan penjualannya. Di Satria generasi terbaru kami tidak terlibat dalam desain, dan menurut saya itu sayang karena tidak pakai taste lokal, padahal taste lokal itu penting," ujarnya.