Pakar Seks : Ukuran Alat Vital Penentu Kepuasan, Hanya Mitos!


Ceriwis.info - Ukuran besar-kecil penis pria dan payudara atau bokong wanita yang dianggap sebagai nilai plus kepuasan seksual hanyalah paradigma belaka, begitulah ungkapan Anita Gunawan, ahli Andrologi dan Seksologi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

Menurutnya, kepuasan seksual hingga mencapai orgasme harus dimainkan secara holistic yang mencakup fore play, sex play, penetrasi hingga mencapai puncak. “Yang terpenting adalah bagaimana memainkan step by step aksi seks, bukan ukuran alat genital maupun bagian sensitit lainnya, ujarnya saat ditemui Tim Ceriwis.info Rabu (18/1/2017/).

Desire atau libido timbul dari lima pancaindera tak melulu dari ukuran penis yang besar dan panjang atau payudara dan bokong yang padat berisi.

Lima pancaindera tersebut adalah indra penciuman, di mana sang pria mengendus-endus isrtrinya di bagian sensitif semisal leher. Indra penglihatan dapat dimainkan dengan istri memakai pakaian tidur terseksinya. Indra peraba dapat diaplikasikan dengan sentuhan-sentuhan kecil yang merangsang.

Permainan lidah juga dapat digunakan untuk merangsang pasangan yang termasuk indra pengecap. Indra pendengaran yaitu dengan bisikan-bisikan mesra nan romantis yang didesahkan pada telinga pasangan.

Anita mengungkapkan bagian favorit pria bukanlah terletak pada ukuran besar-kecil payudara atau bokokg melainkan kekesatan vagina. “Vagina yang kesat dan tidak becek jauh lebih nikmat dimainkan dan berkontribusi untuk tingkat pencapaian orgasme,” ujarnya.

Wanita pun demikian, mereka menganggap ukuran penis pria tidak menjadi hitungan sebagai pemuas hasrat seksual karena ukuran untuk penis lelaki Asia, mayoritas berukuran 11 hingga 12 centimeter ketika ereksi atau maksimal 15 centimeter.

Wanita tak pernah menuntut lelaki dengan penis ukuran ereksi melebihi itu, yang terpenting adalah tingkat kekerasan penis ketika sedang ereksi.

Selain kekerasan penis, tambahnya, memuaskan wanita adalah dengan cara bagaimana si penis menggesek G-spot. G-spot inilah yang diincar lelaki untuk memuaskan pasangan yang terletak di 1/3 bagian depan vagina atau 2 hingga 3 centimeter dari bagian depan vagina.

G-Spot sering disebut juga dengan klitoris. Ketika wanita sudah berada di puncak, mereka akan mencapai orgasme dengan keluar cairan dari vagina dan dapat dilihat dari bahasa tubuh wanita yang “meggelinjang”. Hal itu diikuti oleh ejakulasi lelaki dengan keluarnya sperma.

Tak ada yang lebih menyenangkan ketika permainan seksual sama-sama dibarengi dengan kerjasama yang apik dalam keduanya mencapai orgasme.