Waspada Penyakit Campak Pada Anak


Ceriwis.info - Semua orang tua pasti tidak ingin anaknya sakit. Apalagi penyakit yang berbahaya dan menyebabkan anak jadi menderita. Termasuk diantaranya adalah penyakit campak.

Campak merupakan sebuah penyakit yang menular dan dapat merembet ke komplikasi penyakit lain. Diantaranya radang paru-paru (pneumonia), diare, radang telinga (otitis media) dan radang otak (ensefalis). Hal ini membuat bayi atau balita sangat dianjurkan memperoleh imunisasi campak.

Penyebab penyakit campak adalah infeksi virus Paramyxovirus. Karena disebabkan oleh virus, maka penyakit ini mudah sekali menular. Penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh anak.

Anak yang terinfeksi virus campak biasanya menunjukkan gejala, demam panas, radang selaput ikat mata sehingga mata nampak merah dan berair, dan yang paling umum adalah ruam kulit, dimana kulit menjadi merah dan terasa gatal.

Imunisasi campak dianjurkan untuk diberikan 2 kali selama hidup, yaitu pada masa bayi usia 9 bulan, dan yang kedua saat anak berusia 6 tahun.

Diharapkan dengan pemberian imunisasi tersebut, wabah sakit campak dapat hilang dari masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan. Sebab ternyata, dalam lingkungan yang sangat bersih sekalipun, virus campak tetap dapat menulari putra dan putri Anda.