Anies - Sandi Habiskan 64,7 M Hanya Untuk Kampanye


Ceriwis.info - Tim pemenangan pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno membeberkan rincian anggaran selama 4 bulan melaksanakan kampanye. Berdasarkan data bendahara tim pemenangan Anies-Sandi, keduanya menghabiskan Rp 64,7 miliar selama penyelenggaraan Pilgub DKI Jakarta 2017.

Total awal penerimaan dana kampanye yakni Rp 65,3 miliar. Sebanyak 96,8 persen dana tersebut berasal dari harta pribadi Sandiaga Uno dan sisanya dari partai pengusung yakni Gerindra, PKS, Anies, hibah badan hukum swasta dan bunga bank.

"Hingga Februari 2017, total penerimaan dana kampanye Anies-Sandi adalah Rp 65,3 miliar dengan rincian sumbangan dari paslon sebanyak 63,3 miliar, gabungan partai Rp 1,1 miliar, dan sumbangan pihak lain badan hukum swasta Rp 900 juta," papar Bendahara Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Dimas Adityo, di posko pemenangan mereka, Jalann Melawai, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017) malam. 

Sementara itu, total pengeluaran untuk kampanye selama 4 bulan sebanyak Rp 64,7 miliar. Kebutuhan yang paling menyita anggaran adalah biaya penyebaran bahan kampanye Rp 19,2 miliar atau 30 persen dari total anggaran.

"Pengeluaran breakdown lainnya adalah untuk kegiatan yang tidak melanggar Rp 19 miliar, pertemuan tatap muka Rp 11,7 miliar, rapat umum Rp 6,5 miliar lain-lain pengeluaran operasi Rp 2,9 miliar, pertemuan terbatas Rp 2,3 miliar, pembelian peralatan Rp 1,3 miliar, pembuatan iklan media Rp 615 juta dan alat peraga Rp 426 juta," beber Dimas.

Dimas kemudian menjabarkan lagi biaya terbesar Rp 19,2 miliar untuk penyebaran bahan kampanye, paling banyak habis untuk pembuatan kaos. Pihaknya menggelontorkan dana Rp 15,1 milyar untuk itu.