Ketahui Gejala Campak dan Cara Menanganinya


Ceriwis.info - Campak sering disebut gabak dalam bahasa Jawa. Penyebabnya adalah infeksi virus Rubella yang biasanya diawali dengan demam, batuk, pilek, dan ruam kulit. Umumnya penyakit ini akan dialami oleh anak-anak, dan balita. Namun pada beberapa kasus, ada pula orang dewasa yang mengalaminya, sebab pada masa kanak-kanak belum mengalami.

Biasanya jika sudah mengalami campak saat kanak-kanak, maka saat dewasa seseorang tak lagi akan mengalami infeksi virus tersebut. Namun ada beberapa kasus pengecualian, yaitu seseorang menderita penyakit itu 2 kali selama hidupnya.

Akan sangat berbahaya bila campak dialami oleh wanita hamil, karena janin yang dikandungnya bisa mengalami kelainan dalam perkembangannya. Janin bisa lahir dalam keadaan tuli, atau bermasalah dengan sumsum tulangnya.

Jadi sebaiknya Anda menghindar dari orang yang mengalami campak dan tak melakukan kontak fisik, atau dekat-dekat bila ia sedang batuk atau pilek.

Gejala dari penyakit campak secara fisik dapat diamati yaitu:

Timbul bintik merah di kulit, yang lama kelamaan berisi air. Jangan digaruk sebab hanya akan membuat bintik itu makin menyebar.

Demam yang disertai pusing, suhu tubuh naik hingga 38 derajat celsius, pada anak-anak ini akan membuat mereka rewel dan tak mau makan.

Mata merah dan meradang. Silau saat melihat cahaya.

Jika dilakukan pemeriksaan trombosit, maka kadarnya akan menurun dari normal.

Nah, segera konsultasikan ke dokter bila ada gejala tersebut pada anak Anda. siapa tahu ia sedang mengalami campak.