Penjualan Mazda Naik 5% dibawah PT Eurokars Motor Indonesia


Ceriwis.info - Awal Februari menjadi pemindahan jaringan distribusi kendaraan Mazda dari PT Mazda Motor Indonesia (MMI) ke PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) yang merupakan anak perusahaan dari Eurokars Group. 

Penunjukan oleh Mazda Motor Corporation (MMC) Jepang kepada PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), sebagai APM telah diumumkan pada tanggal 14 Oktober 2016. Mereka menilai peralihan bisnis selama beberapa bulan terakhir telah berjalan baik dan sesuai dengan rencana.

Setelah masa peralihan, pemilik mobil Mazda akan tetap mendapatkan pelayanan dan dukungan purna jual. Sejalan dengan apa yang telah diumumkan sebelumnya, PT EMI akan bertanggung jawab atas semua proses penjualan kendaraan baru termasuk jaminan dari semua kendaraan Mazda, yang telah dijual oleh PT MMI sebelumnya. Pelanggan Mazda tidak perlu khawatir karena tidak ada perubahan dalam penjualan suku-cadang maupun ketersediaannya.

Pencinta Mazda bahkan akan mendapatkan lebih banyak pilihan melalui berbagai model dan produk baru. Rincian dari model dan produk baru yang akan datang dan waktu peluncurannya akan diumumkan pada waktunya oleh pihak PT EMI. 

"Selama beberapa bulan terakhir, PT EMI telah bekerja sama dengan semua jajaran dealer Mazda untuk menjamin kelangsungan bisnis dan peralihan yang baik. Bersamasama dengan jaringan dealer Mazda, kami akan terus mendorong pertumbuhan dan pangsa pasar kendaraan Mazda meningkatkan standar kinerja, memperkuat layanan purna jual, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang mengesankan dari saat sebelum pembelian hingga kepemilikan di seluruh showroom Mazda di Indonesia. 

Kami berharap untuk terus mendapatkan dukungan dari semua pelanggan Mazda, mitra kerja dan para pemasok kami," tutur Karsono Kwee, Executive Chairman Eurokars Group.

Roy Arfandy, CEO PT Eurokars Motor Indonesia, mengatakan "Meskipun penurunan ekonomi yang terjadi secara global, perekonomian Indonesia telah tumbuh dengan kinerja yang solid dan terus membaik seperti yang ditunjukkan oleh kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal ketiga tahun 2016 sebesar 5,02%.