Rizieq Siapkan Massa Disidang Ahok Ke Sembilan


Ceriwis.info - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menegaskan kalau dirinya tak terima atas pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat persidangan, Selasa (31/1) kemarin. Menurutnya, Ahok telah menghina Ketua Umum MUI Maruf Amin yang kemarin menjadi salah satu saksi fakta Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bukan hanya Ahok, lanjut Rizieq, tim penasihat hukum terdakwa Ahok pun menghina Maruf dalam persidangan. "Kita tidak terima Ketua Umum MUI sekaligus Rais Aam Nahdlatul Ulama, KH Maruf Amin yang hadir di persidangan Ahok, dihina oleh Ahok dan para pengacara," kata Rizieq di depan Polda Metro Jaya, Rabu (1/2).

Dengan hal tersebut, pentolan FPI itu pun bertanya pada massa apakah siap untuk membela Maruf atas pernyataan Ahok dan pengacaranya yang dianggap menghina. Massa pun mengiyakan ajakan Rizieq tersebut. 

Lebih lanjut Rizieq pun meminta massa agar pada sidang kesembilan Ahok, Selasa pekan depan bisa hadir lebih banyak untuk mengawal sidang Ahok. "Siap bela ulama? kita minta Selasa akan datang penuhi lokasi sidang Ahok, terus kawal sidang Ahok, tidak boleh dibiarkan," kata Rizieq.

Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemerikaan terhadap Ketua FPI, Jubir FPI Munarman, dan juga Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir. Mereka menjalani pemeriksaan terkait kasus upaya makar dengan tersangka Rachmawati cs.

Diketahui, terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok langsung menyatakan keberatan atas apa yang telah disampaikan oleh Ketua MUI Maruf Amin. Salah satunya, Ahok merasa keberatan atas kesaksian Maruf terkait menerima telepon dari Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY. 

Ahok menegaskan, kalau Ma'ruf sudah tak pantas menjadi saksi karena sudah tidak objektif.