Bahaya Ngecas HP Pakai Kabel Usb dari Laptop


Ceriwis.info - Bagi kalian yang aktif beraktivitas di luar, pasti sudah tidak asing jika harus bepergian membawa power bank; agar jika baterai smartphone habis kamu tidak kesulitan. Karena tidak mau ribet bawa laptop dan power bank di tas, kamu mungkin lebih memilih ngecharge smartphone menggunakan laptop,yuk kita simak beberapa tips dari jalantikus.

Smartphone Cepat Rusak
Meski aliran listrik yang dihasilkan oleh smartphone bisa digunakan untuk mengisi ulang smartphone, tapi arus listrik yang dikeluarkan dari port USB laptop tidaklah kuat. Karena mengisi ulang dengan aliran listrik yang lemah, dampaknya mengisi ulang smartphone pun menjadi lama.
Apa dampak lanjutan dari proses isi ulang baterai smartphone yang lama? Kamu jadi menggunakannya selama proses isi ulang. Hasilnya, baterai smartphone kamu jadi tidak awet.

Membuat Baterai Laptop jadi Cepat Rusak
Karena sama-sama menampung daya untuk digunakan di lain waktu, maka secara teknis laptop itu sama dengan power bank. Tidak heran jika kemudian kamu menggunakan laptop untuk mengisi ulang baterai smartphone. Tapi perlu kamu sadari juga, karena sama dengan power bank, maka baterai laptop juga memiliki life cycle atau siklus hidup.

Jika kamu sering menggunakan laptop sambil mengisi ulang smartphone, baterai laptop kamu akan jadi cepat aus. Hal ini terjadi karena saat digunakan mengisi ulang smartphone, baterai laptop jadi cepat habis, sehingga membuatnya cepat harus dicharge lagi. Semakin sering diisi ulang, siklus hidup baterai laptop pun semakin cepat berkurang.

Rawan Pencurian Data
Dengan menggunakan proses 'Handshake' atau proses pairing antara smartphone dengan laptop ketika saling terhubung, hacker bisa mencuri data smartphone yang diisi ulang menggunakan laptop. Hal ini terjadi karena proses 'Handsake' membuat data nama perangkat, produsen perangkat, jenis perangkat, nomor seri, informasi firmware, informasi sistem operasi, daftar file, hingga elektronik chip ID smartphone terbaca oleh laptop.

Nah, proses ini membuka kesempatan hacker untuk mencuri data di smartphone. Dengan memanfaatkan command khusus yang bertugas untuk meng-install sistem root pada smartphone, hacker bisa dengan mudah mencuri semua data yang ada di smartphone kamu.