Latihan Pernafasan Bisa Obati Gejala Enjulaksi Dini


Ceriwis.info - Ejakulasi dini sebenarnya masih rancu batasannya. Hanya pasangan wanita yang bisa merasakan apakah pasangan pria mengalami hal tersebut atau tidak. Pasalnya, durasi bercinta setiap pasangan berbeda. Ada yang hingga satu jam, setengah jam, atau mungkin hanya 10 menit. Selama pasangan masih bisa merasakan kepuasan, maka istilah ejakulasi dini bisa ditanggalkan.

Namun, ada pula pria yang mengalami ejakulasi dini secara ekstrem. Misalnya, baru dirangsang atau merasang beberapa menit langsung mengalami orgasme. Bahkan, orgasme terjadi sebelum adanya penetrasi. Ini yang bakal membuat pasangan wanita mungkin menjadi kesal.

Penyebab ejakulasi dini cukup beragam. Gangguan seksual ini dapat muncul karena masalah psikofisiologis, tergesa-gesa, hingga rangsangan yang diterima telalu hebat. Akibatnya, tubuh tidak mampu mengontrol saraf-saraf yang mengatur fungsi ejakulasi.

Ada banyak cara untuk mengatasinya tergantung keparahan keluhan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan olah pernafasan. Pernafasan yang tepat dapat membuat otot-otot menjadi rileks, termasuk otot yang berhubungan dengan ejakulasi. Pasalnya, proses ejakulasi dipicu oleh otot-otot yang tegang di sekitar kemaluan.

Pada pria yang mengalami ejakulasi dini, nafas mereka cenderung pendek-pendek saat penetrasi. Otot menjadi lebih cepat tegang karena hal ini. Jadi, saat bersenggama, coba untuk secara berkesinambungan mengambil nafas lebih panjang untuk mengundurkan ketegangan otot. Ini akan membuat Anda lebih lama “bermain” dengan pasangan. Mudah bukan?