Motor Listrik Roda Tiga Mulai Diminati Kalangan Ibu-ibu di Solo


Ceriwis.info - Motor Listrik roda tiga merek Tiger beberapa hari belakangan berseliweran di Kota Solo. Menariknya, pengendara ini adalah seorang perempuan. Melihat simpelnya bentuk dan mudahnya pengoperasian sepeda motor ini, tak heran kaum ibu menyukai motor tiga roda seperti ini. Lantas, siapa sosok di belakang kemudi motor listrik roda tiga ini?

Ternyata, seorang ibu bernama Dwi Ari Susanti yang mengendarai sepeda motor listrik roda tiga ini di Solo. Ari, begitu sapaannya, membeli sepeda motor ini pada Juli 2016. Keputusan Ari memilih sepeda motor roda tiga tersebut lantaran ia tidak bisa naik sepeda motor roda dua. Selain itu, ia kesulitan mengendarai mobil sekali pun bertransmisi otomatis. Padahal dengan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga, ia harus tetap mobile mengurus anak dan suami.

Jadi saya itu tidak bisa naik motor. Pernah mau beli mobil matik terus menjajal latihan, tapi kok malah sulit. Padahal saya harus pergi ke pasar, ngurus anak dan nganter ke sekolah. Jadi saya berpikiran tetap harus bisa mengendarai motor.

Secara tidak sengaja saat dia buka-buka internet bersama anaknya, Ari menemukan sepeda motor listrik ini. Ia lalu mencari info lanjutan di internet mengenai cara pembelian motor roda tiga tersebut.

Selang seminggu setelah melakukan pembelian online dari Tiongkok, sepeda motor listrik itu sudah sampai di rumahnya. Waktu itu sepeda motor diantar dengan paketan mobil box. Semenjak saat itu, Ari menjadi tempat pemesanan dari sepeda motor ini.

"Saat ini harganya turun menjadi Rp 39 juta. Motor ini berasal dari Taiwan, tetapi perakitannya dilakukan di Jakarta.  Untuk spare partnya dari Taiwan dan China, " kata Ari yang bersuamikan pensiunan karyawan sebuah tambang besar di Papua.

Walau kesulitan menggunakan mobil otomatis dan tidak bisa menggunakan sepeda motor, Ari langsung bisa mengendarai sepeda motor listrik ini. "Saya langsung bisa mengendarai motor listrik itu. Kan, pemakaiannya lebih mudah, ada tombol untuk laju cepat dan lambat. Selain itu enggak butuh keseimbangan kayak sepeda motor. Lalu bisa langsung maju dan mundur tetapi tidak ada giginya seperti di mobil dan setir seperti sepeda motor matik, fungsi kaki hanya untuk rem bawah,  jelas Ari.