Oesman Sapta : Lembaga Manapun tidak Boleh Mendahului "TUHAN"


Ceriwis.info - Hasil survei 2 lembaga menempatkan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di bawah Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang tidak memercayai hasil itu.

"Itu mendahului Tuhan. Kita kan beragama. Kita tidak boleh mendahului Tuhan," ucap pria yang akrab disapa Oso itu di The City Tower, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

Oso menilai, hasil survei hendaknya juga dilatarbelakangi oleh kenyataan di lapangan. Menurutnya, harus ada parameter yang akurat dalam pelaksanaan survei itu. "Prediksi itu boleh, tapi harus logic, kalau nggak logic, siapa yang ngukur kebenarannya?" katanya.

Sebelumnya, Lembaga Media Survei Indonesia (Median) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mempublikasikan hasil riset mereka terkait elektabilitas 2 paslon cagub-cawagub DKI Jakarta. Survei dilakukan sebelum masa kampanye putaran kedua.

Di survei Median, elektabilitas Anies-Sandi sebesar 46,3 persen sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 39,7 persen. Sementara itu jumlah responden yang belum menentukan pilihan sebesar 14 persen.

Sedangkan survei LSI Denny JA menyebutkan, elektabilitas Anies-Sandi dengan angka 49,7 persen, Ahok-Djarot 40,5 persen suara, dan undecided voters ada di angka 9,8 persen. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka dengan 400 responden.